Rabu, 24 November 2010

sisa hasil usaha ( ekonomi koperasi)

menurut pasal 44 ayat 1 UU no 25 tahun 1992 adalah sisa hasil usaha koperasi merupakan pendapatan koperasi yang diperoleh dari satu tahun buku dikurang biaya, penyusutan dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan

SHU setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota sebanding jasa usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan koperasi, serta digunakan untuk keperluan pendidikan perkoperasian dan keperluan koperasi, sesuai dengan keputusan Rapat Anggota .

Penetapan besarnya pembagian kepada para anggota dan jenis serta jumlahnya ditetapkan oleh Rapat Anggota sesuai dengan AD/ART Koperasi.
Besarnya SHU yang diterima oleh setiap anggota akan berbeda, tergantung besarnya partisipasi modal dan transaksi anggota terhadap pembentukan pendapatan koperasi.
Semakin besar transaksi (usaha dan modal) anggota dengan koperasinya, maka semakin besar SHU yang akan diterima.
 
Beberapa informasi dasar dalam penghitungan SHU anggota diketahui sebagai berikut.
1. SHU Total Koperasi pada satu tahun buku
2.Bagian (persentase) SHU anggota
3.Total simpanan seluruh anggota
4.Total seluruh transaksi usaha (volume usaha atau omzet) yang bersumber dari anggota
5.Jumlah simpanan per anggota
6.Omzet atau volume usaha per anggota
7.Bagian (persentase) SHU untuk simpanan anggota
8.Bagian (persentase) SHU untuk transaksi usaha anggota
Omset atau volume usaha adalah total nilai penjualan atau penerimaan dari barang dan atau jasa pada suatu periode waktu atau tahun buku yang bersangkutan.
Bagian (persentase) SHU untuk simpanan anggota adalah SHU yang diambil dari SHU bagian anggota, yang ditujukan untuk jasa modal anggota
Menurut UU No. 25/1992 pasal 5 ayat 1 mengatakan bahwaPembagian SHU kepada anggota dilakukan tidak semata-mata berdasarkan modal yang dimiliki seseorang dalam koperasi, tetapi juga berdasarkan perimbangan jasa usaha anggota terhadap koperasi. Ketentuan ini merupakan perwujudan kekeluargaan dan keadilan”.
 
PRINSIP PRINSIP PEMBAGIAN SHU
1.SHU yang dibagi adalah yang bersumber dari anggota.
2.SHU anggota adalah jasa dari modal dan transaksi usaha yang dilakukan anggota sendiri.
3.Pembagian SHU anggota dilakukan secara transparan.
4.SHU anggota dibayar secara tunai
 

 

Jumat, 12 November 2010

sejarah perkembangan koperasi

             Gerakan koperasi digagas oleh Robert Owen (1771-1858), yang menerapkannya pertama kali pada usaha pemintalan kapas di New Lanark, Skotlandia.
Gerakan koperasi ini dikembangkan lebih lanjut oleh William King (1786–1865) – dengan mendirikan toko koperasi di Brighton, Inggris. Pada 1 Mei 1828, King menerbitkan publikasi bulanan yang bernama The Cooperator, yang berisi berbagai gagasan dan saran-saran praktis tentang mengelola toko dengan menggunakan prinsip koperasi.
Koperasi akhirnya berkembang di negara-negara lainnya Di Jerman, juga berdiri koperasi yang menggunakan prinsip-prinsip yang sama dengan koperasi buatan Inggris.Koperasi-koperasi di Inggris didirikan oleh Charles Foirer, Raffeinsen, dan Schulze Delitch. Di Perancis, Louis Blanc mendirikan koperasi produksi yang mengutamakan kualitas barang. Di Denmark Pastor Christiansone mendirikan koperasi pertanian.

Gerakan koperasi di Indonesia

             Sejarah singkat gerakan koperasi bermula pada abad ke-20 yang pada umumnya merupakan hasil dari usaha yang tidak sepontan dan tidak dilakukan oleh orang-orang yang sangat kaya. Meraka mempersatukan diri untuk memperkaya dirinya sendiri, seraya ikut mengembangkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Koperasi tumbuh dari kalangan rakyat, ketika penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial yang di timbulkan oleh sistem kapitalisme demikian memuncaknya. Beberapa orang yang penghidupannya sederhana dengan kemampuan ekonomi terbatas, terdorong oleh penderitaan dan beban ekonomi yang sama, secara sepontan mempersatukan diri untuk menolong dirinya sendiri dan manusia sesamanya.
             Pada tahun 1896 seorang Pamong Praja Patih R.Aria Wiria Atmaja di Purwokerto mendirikan sebuah Bank untuk para pegawai negri (priyayi). Ia terdorong oleh keinginanmya untuk menolong para pegawai yang makin menderita karena terjerat oleh lintah darat yang memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi.Maksud Patih tersebut untuk mendirikan koperasi kredit model seperti di Jerman.Ia dibantu oleh seorang asisten Residen Belanda (Pamong Praja Belanda) Assisten-Residen itu sewaktu cuti berhasil mengunjungi Jerman dan menganjurkan akan mengubah Bank Pertolongan Tabungan yang sudah ada menjadi Bak Pertolongan, Tabungan dan Pertanian. Selain pegawai negeri juga para petani perlu dibantu karena mereka makin menderita karena tekana para pengijon (pelepan uang). Ia juga menganjurkan merubah Bank tersebut menjadi koperasi. Di samping itu ia pun mendirikan lumbung-lumbung desa yang menganjurkan para petani menyimpan pada pada musim panen dan memberikan pertolongan pinjaman padi pada musim paceklik. Ia pun berusaha menjadikan lumbung-lumbung itu menjadi Koperasi Kredit Padi. Tetapi Pemerintah Belanda pada waktu itu berpendirian lain. Bank Pertolongan, Tabungan dan Pertanian dan Lumbung Desa tidak dijadikan Koperasi tetapi Pemerintah Belanda membentuk lumbung-lumbung desa baru, bank –bank Desa , rumah gadai dan Centrale Kas yang kemudian menjadi Bank Rakyak Indonesia (BRI). Semua itu adalah badan usaha Pemerntah dan dipimpin oleh orang-orang Pemerintah.
Pada zaman Belanda pembentuk koperasai belum dapat terlaksana, karena: 1. Belum ada instansi pemerintah ataupun badan non pemerintah yang memberikan penerangan dan penyuluhan tentang koperasi. 2. Belum ada Undang-Undang yang mengatur kehidupan kopeasi 3. Pemerintah jajahan sendiri masih ragu-ragu menganjurkan koperasi karena pertimbangan politik, khawatir koperasi itu akan digunakan oleh kaum politik untuk tujuan yang membahayakan pemerintah jajahan itu.
Koperasi menjamur kembali, tetapi pada tahun 1933 keluar UU yang mirip UU no. 431 sehingga mematikan usaha koperasi untuk yang kedua kalinya Pada tahun 1942 Jepang menduduki Indonesia.Jepang lalu mendirikan koperasi kumiyai. Awalnya koperasi ini berjalan mulus.Namun fungsinya berubah drastis dan menjadi alat jepang untuk mengeruk keuntungan, dan menyengsarakan rakyat.
Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 Juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Hari ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesi 
sumber didapat dari : http://id.wikipedia.org

KEAJAIBAN ALAM UNTUK WAJAH

Alam selalu memberikan yang terbaik untuk semua manusia yang menjaga dan menghargai alam, maka dari itu kita sebagai umat manusia senantiasa memberikan imbalan yang seimbang untuk alam yang kita cintai ini, contoh kecil dari keajaiban alam yang bisa kita rasakan dari dulu hingga sekarang ialah BUAH-BUAHAN yang pastinya memiliki rahasia yang amat tak terduga untuk kita ketahui manfaatnya, khususnya para kaum wanita yang selalu ingin tampil cantik dan segar dimanapun wanita berada, pastilah sebagian besar kaum wanita selalu melakukan perawatan wajah dan tubuh dengan berbagai cara, ada yang melakukannya dengan cara instant seperti perawatan di salon-salon dan klinik kecantikan , jika memiliki dana lebih ada yang melakukannya dengan memercayakan perawatan wajahnya di dokter-dokter spesialis kulit dengan rutin, namun tak sedikit kaum wanita yang melakukan perawatan sendiri dengan dana yang murah yaitu dengan alamiah seperti memakai keajaiban alam yaitu BUAH-BUAHAN yang justru tidak memiliki efek samping walaupun hasil yang didapat agak sedikit lama namun inilah yang membedakan dari yang lain, disini kita akan mengetahui BUAH-BUAHAN apa saja yang bisa dipakai untuk melakukan perawatan wajah yang mudah didapat dan simple membuatnya.
  • STRAWBERRY memiliki manfaat tak hanya nikmat untuk dimakan tapi strawberry yang mempunyai kandungan vitamin C yang mampu menciptakan kolagen alami untuk wajah dengan bisa langsung dimakan atau jadikan masker untuk wajah.
  • PISANG yang sudah tak asing lagi untuk kita juga mempunyai kandungan vitamin C yang cukup serta kalsium pengganti susu sapi bagi anda yang sedang diet, pisang mampu mengangkat sel-sel kulit mati sehingga kulit wajah akan tampak lebih bercahaya setelah menjadikan pisang sebagai masker dengan cara menghancurkan pisang ambon yang matang lalu oleskan pada wajah dan tunggu 30 menit.
  • MADU adalah minuman yang kaya akan manfaat selain dijadikan antibiotik alami untuk tubuh kita dan menjaga daya tahan tubuh, madu pun bisa digunakan untuk perawatan wajah dengan mengoleskan madu murni pada wajah maka hasil yang akan didapat wajah menjadi halus dan terasa kencang, karena zat alaminya yang bernama property hydrating untuk melembabkan kulit wajah.
  • TEH CELUP selain nikmat diminum selagi hangat , ternyata teh celup bisa digunakan sebagai uap untuk membuka pori-pori supaya kotoran yang ada di dalam pori-pori bisa keluar dan pori-pori dapat ditutup dengan sendirinya karena teh kaya akan antioksidan dan vitamin E .
  • YOGHURT adalah minuman susu fermentasi yang didalamya terkandung bakteri yang baik untuk tubuh, wajah pun juga bisa merasakan kebaikan dari yoghurt karena vitamin B nya yang lengkap mampu mencerahkan wajah dam mengecilkan pori-pori yang besar dengan mengaplikasikan yoghurt sebagai masker , gunakan yoghurt tanpa rasa .
Itulah sedikit yang dibahas dari keajaiban alam yang dapat kita rasakan dan bila dilakukan harus rutin dan terus-menerus supaya menghasilkan apa yang kita inginkan .